Macam Komponen Pembangkit Listrik

Macam Komponen Pembangkit Listrik

Pembangkit listrik tenaga surya adalah salah satu aplikasi penggunaan energi surya sebagai sumber energi listrik. Bila anda membutuhkan penggunaan pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS anda dapat melakukan sewa pembangkit listrik. Untuk selalu diperhatikan jika memilih tempat sewa, gunakanlah jasa sewa yang aman, terpercaya, berpengalaman dan memiliki tim ahli seperti di sewatama agar anda merasa aman dan nyaman dalam nenggunakan pembangkit listrik.

Bagian-bagian dari komponen pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS adalah sebagai berikut:

1. Panel surya

Panel surya merupakan komponen utama yang harus  ada dalam sebuah sistem pembangkit listrik  surya. Panel surya terdiri atas sebuah modul, yang didalamnya terangkai sel surya secara seri dan pararel. Sel surya inilah yang berfungsi untuk mengubah energi radiasi matahari menjadi energi listrik. Panel surya yang banyak di jual di Indonesia   merupakan jenis crystalline, baik monocrystalline ataupun polycrystalline. Di Indonesia ada banyak penjual panel surya,  baik produksi dalam negeri ataupun produksi import

2. Controller dan inverter

Komponen produk kedu yang harus ada P.L.T.S adalah controller dan inverter .Walaupun kedua produk ini memeiliki fungsi berbeda, namun fungsi keduanya tidak dapat di pisahkan. Controller berfungsi mengatur pelepasan energi yang dilakukan panel surya dan melakukan fungsi control terhadap sistem P.L.T.S. Sedangkan inverter berfungsi untuk memaksimalkan fungsi tengangan DC ke DC dan/atau merubah tegangan DC ke AC. Inverter dapat menjadi satu kesatuan di sebuah produk controller ataupun dapat menjadih produk terpisah.

3. Sistem penyeimbang (atau balance of system – Bos)

Merupakan komponen pelengkap seperti kabel, konektor, proteksi MCB/MCCB, surge arrester, pentanahan penyangga panel surya dan kelengkapan lain yang dapat mendukung berfungsinya sistem P.L.T.S.

4. Baterai

Untuk beberapa kebutuhan, baterai dapat menjadi pilihan tambahan pada sistem. Misalkan untuk kebutuhan penggunaan 24 jam, kebutuhan cadangan daya ataupun untuk penggunaan di lokasi terpencil.

Baterai berfungsi sebagai tempat penyimpanan daya, sehingga dapat digunakan pada saat matahari tidak bersinar, seperti pada malam hari, ketika mendung atau hujan, dan ketika kondisi tertentu yang tidak memungkinkan mendapat sinar matahari. Seluruh komponen diatas memerlukan desain dan perencanaan  pembangkit listrik tentang surya yang tepat agar sesuai dengan kebutuhan penggunaan anda.

0 komentar:

Posting Komentar