Gaji Standar UMR? Inilah 5 Cara Menabung yang Benar dengan Gaji Kecil


Semua orang pasti sering mendengar nasehat ‘menabung pangkal kaya’, tetapi praktik menabung tidak semudah teori. Sebagian generasi muda kesulitan menabung di era digital dengan gaji pas-pasan. Gaji standar UMR hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan harian saja, lalu bagaimana cara memiliki tabungan dan investasi? Supaya Anda tetap bisa menabung meski gaji UMR, maka simak cara menabung yang benar dengan gaji kecil berikut!

Cara Menyisihkan Uang dari Gaji Pas-pasan

Tidak ada hasil yang akan mengkhianati usaha selama Anda bisa melakukan manajemen keuangan sebaik mungkin. Berikut cara menabung yang benar dengan gaji kecil untuk Anda di era digital yaitu :

1. Membuat pencatatan keuangan yang rapi 

Langkah pertama yang paling vital dalam mengatur keuangan adalah membuat pencatatan pribadi yang rapi. Anda harus membuat patokan dasar dalam mengeluarkan uang bulanan, misalnya dana kebutuhan harian hanya 50 persen dari gaji, tabungan dan investasi 20 persen, sedangkan sisanya bisa Anda gunakan untuk memenuhi keinginan anak muda mulai fashion, hiburan, piknik, dan lain-lain. Bila Anda memiliki catatan hutang, maka pos 30 persen ini harus Anda kelola dengan cicilan bulanan.

2. Konsistensi dalam mengatur pengeluaran 

Anak muda yang memiliki gaji pas-pasan harus pandai mengatur keuangan dengan menekan keinginan sebaik mungkin. Hindari kebiasaan berselancar di media sosial hanya sekadar melihat update produk terbaru atau menekan keinginan belanja di online shop. Jika Anda ingin punya tabungan untuk masa tua, maka Anda harus berani menolak ajakan nongkrong atau batasi aktivitas mencari hiburan seminggu sekali saja. 

Misalnya Anda punya kebiasaan menikmati waktu luang di coffee shop, maka coba kalkulasi berapa biaya yang Anda keluarkan per minggu. Mengurangi aktivitas nongkrong di kedai kopi atau kafe bisa membantu Anda menghemat pengeluaran lebih efektif, lho!

3. Memiliki rekening tabungan sendiri

Sebaiknya Anda memiliki dua rekening sendiri yang berguna untuk menerima gaji atau transaksi penting dan tabungan. Sebaiknya Anda tidak mengambil dana dari rekening tabungan dengan alasan apa pun. Bila Anda khawatir teledor dan ingin mengambil uang dari tarik tunai, pilih rekening tabungan yang bebas dari kartu debit. Anda juga bisa mempertimbangkan kepemilikan tabungan berjangka agar bisa memiliki tujuan tabungan yang lebih jelas.

4. Menabung uang kecil di celengan

Sisa dari belanja kebutuhan pokok atau sekadar beli sesuatu di toko kelontong bisa Anda simpan di celengan. Jangan menyepelekan nilai uang kecil pun sebab Anda harus menerapkan prinsip sedikit demi sedikit, maka lama-lama akan menjadi bukit juga. 

5. Mulai memikirkan investasi 

Supaya Anda bisa memiliki tabungan atau dana darurat yang bisa digunakan untuk tujuan jangka panjang, maka mulai pikirkan investasi sejak usia muda. Bila Anda tipe orang yang masih takut risiko, maka pilih investasi yang memiliki risiko kecil. Logam mulai bisa menjadi investasi yang cocok untuk pemula sebab memiliki nilai fluktuatif seiring perkembangan harga emas dunia. 

Selain logam mulia, Anda juga bisa mulai investasi yang lebih menghasilkan keuntungan seperti reksadana. Reksadana pasar uang cocok untuk pemula yang masih takut risiko, lalu Anda bisa mulai menjangkau reksadana lain yang lebih menghasilkan keuntungan besar seperti reksadana campuran dan reksadana saham. 

Yuk, kelola uang Anda sejak usia muda agar punya tabungan dan dana pensiun pada masa tua nanti! Cara menabung yang benar dengan gaji kecil harus Anda terapkan sejak awal gajian alias tidak menunggu uang sisa. Menyisihkan uang untuk tabungan merupakan hal yang benar, alih-alih menyisakan uang untuk kebutuhan tabungan. Anak muda yang punya tabungan dan investasi masa depan, pastikan Anda salah satu anak millenial yang sadar pentingnya perencanaan finansial.

0 komentar:

Posting Komentar