Yuk Pahami 3 tahapan Rehabilitasi Narkoba di Indonesia


Proses rehabilitasi merupakan upaya yang dilakukan untuk menyelamatkan pecandu dari rantai bahaya.  Begitu pula yang dilakukan untuk para pecandu narkoba. Di Indonesia, terdapat 3 tahapan yang perlu dilalui untuk dapat lepas dari tempat rehabilitasi. Berikut tahapan rehabilitasi narkoba yang harus dilewati oleh para pecandu.

Gejala Kecanduan Narkoba

Gejala kecanduan narkoba tertentu yang terjadi biasanya tergantung dari jenis narkoba yang digunakan. Secara umum, ada beberapa tanda dan gejala kecanduan narkoba yang harus Anda waspadai. Pertama, Mata merah dan pupil mengecil atau membesar. Kemudian mengalami kenaikan atau penurunan berat badan yang signifikan.

Kebiasaan makan dan tidur yang tidak teratur serta kurang merawat diri. Mood cepat berubah seperti kadang energik namun tiba-tiba diam. Orang dengan kecanduan biasanya juga akan sering merasa cemas dan lebih banyak menghabiskan waktu sendiri. Paling parahnya, seseorang juga akan mengalami kejang-kejang dan tubuh bergetar.

Bantuan Rehabilitas

Bantuan rehabilitasi bagi pecandu narkoba diberikan oleh Pemerintah dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2011 tentang Pemberlakuan Wajib Lapor Bagi Ketergantungan Narkotika. Pecandu Narkoba wajib mendaftarkan diri pada Fasilitas Pelaporan (IPWL) yang merupakan salah satu Rumah Sakit, atau Sarana Rehabilitasi narkoba Medis lainnya.

Selain melapor ke IPWL , pecandu narkoba juga dapat melapor dengan mendaftar di situs resmi Sistem Informasi Rehabilitasi Indonesia (SIRENA) Badan Pengawas Obat Nasional (BNN) dan mengisi formulir. Kalaupun diatur demikian, tidak jarang pecandu narkoba, baik lingkungan maupun pribadi, tertunda atau sulit menerima rehabilitasi karena stigma yang menyertainya. 

Pecandu narkoba kadang-kadang diasosiasikan dengan penjahat. Akibatnya, pecandu sering mengingkari kondisi dan tidak mau melaporkannya. Memang, pengguna narkoba adalah korban yang harus merehabilitasi diri untuk membebaskan diri dari kendali narkoba dan bahaya yang terkait dengannya. Pecandu narkoba akan dirawat untuk rehabilitasi dan tidak akan dijatuhi sanksi pidana.

Tahapan Rehabilitasi

1. Medis atau detosifikasi

Rehabilitasi secara medis yang bisa dikonsultasikan di https://ashefagriyapusaka.co.id/ merupakan langkah awal yang harus dialami oleh seorang pecandu agar terbebas dari kecanduan narkoba. Pada tahap ini, dokter memeriksa kesehatan fisik dan mental pecandu. Setelah tes, menentukan jenis pengobatan yang diberikan untuk meringankan gejala pecandu. 

Misalnya, pecandu narkoba ringan yang bergantung pada heroin dapat diobati dengan metadon atau naltrexone. Pemerian obat tersebut dilakukan secara bertahap. Selama rehabilitasi, dosis obat dikurangi seiring dengan berlanjutnya kecanduan. Hal tersebut dilakukan untuk menghilangkan kecanduan pada pecandu dengan cara perlahan agar tidak terjadi pemberontakan.

2. Non Medis

Pecandu narkoba juga mengikuti berbagai kegiatan pemulihan terpadu, mulai dari konseling dan terapi kelompok hingga bimbingan mental atau keagamaan. Konseling membantu pecandu narkoba mengidentifikasi masalah dan perilaku yang menyebabkan mereka. Dengan cara ini pecandu dapat menemukan strategi yang paling tepat untuk membebaskannya dari rantai narkoba. 

Terapi Kelompok (Therapeutic Community) kini menjadi forum diskusi yang beranggotakan para pecandu narkoba lainnya. Tujuan dari treatment ini adalah agar para anggotanya dapat saling memotivasi, membantu dan mendukung agar proses penyembuhan dapat berjalan dengan lancar dan dosis kecanduan terus mengalami pengurangan.

3. Bina Lanjutan

Tahap pengembangan lanjutan merupakan tahap akhir dari rangkaian rehabilitasi. Dalam konsultasi dengan https://ashefagriyapusaka.co.id/ Pecandu narkoba ditawari kegiatan berdasarkan minat dan bakatnya. Ini memungkinkan para pecandu untuk kembali bekerja dan tetap produktif setelah menyelesaikan program rehabilitasi. Mantan Pecandu Narkoba dapat kembali bermasyarakat.

Jika orang sekitar anda sudah menjadi pecandu narkoba, jangan takut untuk menghubungi IPWL terdekat untuk rehabilitasi narkoba. Semakin cepat merehabilitasi, akan semakin baik untuk kesehatan. Anda juga dapat menghubungi psikiater untuk konseling dan pengujian psikologis dan fisik. Setelah uji coba selesai, psikiater dapat memberikan saran dan perawatan untuk mengelola kecanduan narkoba.

0 komentar:

Posting Komentar